Saya termasuk murid dari sekolah SMA negri yang terfavorit
dikota saya, namun sayangnya kota saya adalah kota dengan peringkat terakhir di
jawa tengah. Jadi intinya sekolah saya nggak bagus bagus amat. Tapi akreditasinya
alhamdulillah masih A. jadi sma saya mendapat kuota sebagai peserta SNMPTN
sebanyak 50 %, karena waktu itu peraturannya seperti itu. Nggak tau kalo
sekarang gimana, cek aja deh di web SNMPTN resmi ya. pendaftaran pertama adalah
tahapan kita dinyatakan lulus kuota sebagai peserta SNMPTN apa enggak. Yang dipakai
adalah nilai dari semester 3,4,5. Dan yang meringkat itu panita pusat, bukan
pihak sekolah. Jadi panitia pusat mengambil 50% peringkat teratas di sekolah
kita. Entah bagaimana sistemnya, aku juga nggak tau. Entah pakai rata-rata atau
mementingkan nilai peminatan atau bagaimana aku juga nggak paham. Soalnya ada
temenku yang waktu kelas 12 semester 1 peringkatnya 15 dikelas malah lolos,
sedangkan yang peringkat 13 dikelas malah nggak lolos, banyak-banyak berdoa aja
intinya yaaaaa.
Nggak usah takut, serangkaian pendaftaran ini
dibantu dan dipandu oleh sekolah kok. Jadi sekolah yang akan mengkoordinir
semuanya. Kita tinggal ngikutin alurnya. Ketika pengumuman dinyatakan lolos apa
enggaknya jadi peserta SNMPTN, aku udah PD banget kalo aku bisa dinyatakan
LOLOS. Aku di sekolah dapet peringkat kalo nggak 7,8,9,10 ya 11 paling jelek
11. Dan bener ternyata aku LOLOS sebagai peserta SNMPTN. Jadi ketika kita log in
menggunakan nisn dan password, jika kita bisa masuk ke halaman selanjutnya yang
bertampilkan data kita maka kita dinyatakan lolos sebagai peserta SNMPTN dan
mengikuti tahapan selanjutnya, namun jika ketika kita log in dan ada tulisan
merahnya “maaf, silahkan mengikuti SBMPTN” kalo nggak salah tulisannya gitu aku
lupa, dan nggak bisa masuk ke halaman selanjutnya maka kita dinyatakan tidak
lolos SNMPTN dan disarankan untuk langsung mengikuti SBMPTN, intinya kita nggak
bisa ikut jalur SNMPTN.
Tahap
pengisisan berkas, kita dikasih waktu lama. Juga buat memantapkan hati kita mau
milih univ mana, jadi kita dikasih 3 pilihan jurusan di suatu universitas negri
di Indonesia. Liat ketentuannya di web resmi SNMPTN. Dan juga masukin rapot
semester 1,2,3,4, dan 5. Saat pengisisan jurusan, aku bener- bener bingung
banget. Terlalu banyak pilihan yang ada, dan aku juga masih nggak tau minat dan
bakatku dimana. Cara mengatasinya, kita tinjau dulu suka itung-itungan apa
enggak, lebih suka mikir apa logika. Dari situ aku menyimpulkan dan memilih
jurusan. Dari awal aku sudah bertekad masuk ITS dan jurusannya akhirnya aku
menentukan STATISTIKA, karena sesuai dan prospeknya bagus banget. Dan juag
jurusan statistika no 1 di Indonesia adalah ITS saat itu. Untuk pilihan kedua dan
ketiga aku masih bingung lagi. Karena aku cuma mau di ITS, akhirnya pilihan
kedua aku jatuh di geofisika ITS tapi belum aku finalisasi, aku masih
mikir-mikir lagi. Nah disini tempat kita diuji. banyak banget omongan dari temen ku, di bilang
kalua kita Cuma milih satu dari 3 pilihan yang diberikan maka peluangnya besar
buat keterima, soalnya pengalaman kakak kelas dulu ada dua anak yang daftar
prodi sama namun salah satu anak hanya memilihi prodi satu dan anak yang
satunya milih 3 prodi, dan yang diambil yang anak milih 1 program studi. Karena
omongan ini, aku jadi Cuma milih 1 pilihan yaitu STATISTIKA-ITS. Aku yakin
banget bisa keterima akhirnya aku finalisasi.
Jeng jeng jeng pengumunan tiba dan apa
yang aku dapat, ternyata aku dinyatakan TIDAK LOLOS, TIDAK LOLOS looooooo,
sakit banget. Harapanku kaya udah hilang, sirna. Dan hidupku kayak udah
berhenti waktu itu. disitu aku benar-benar kecewa sedih muak marah bener-bener
kaya orang gila, banyak banget orang yang prihatin sama kegagalanku. Dan aku
dimarahin banyak guru bimbel karena Cuma milih satu prodi. Dan omongan temen
aku belum tentu benar, tergantung anaknya ya kalau anaknya nilainya bagus ya
pasti diambillah. Banyak juga kok temenku yang keterima dipilihan kedua ataupun
ketiga. Dan sekolah ku yang keterima SNMPTN sekitar 70 anak. Ketika itu jumlah
myrid kelas 12 ada sekitar 320 . aku ngiri banget sama mereka karena udah bisa
masuk univ negri tanpa susah payah tes lagi. Jadi pesan aku percaya diri aja, kalua
dikasih kesempatan 3 kenapa kita ciuma ambil 1. Yakinin diri dengan banyak
berdoa. Doa orang tua itu manjur banget, perbanyak berbuat baik juga sama
orang-orang, itu kuncinya. Semanagat yaaaaa pejuang SNMPTN. Selanjutnya aku
akan bikin pengalaman SBMPTN aku. Ditunggu yaaaaaaaaaaa. ^_^
No comments:
Post a Comment